PPSN VI 2026 di Pesantren An-Nur II Malang Diikuti 1.057 Peserta dari Berbagai

MALANG – Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI 2026 akan mempertemukan ribuan santri dari berbagai daerah di Indonesia di Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Mengusung tema ekoteologi, kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 30 September hingga 6 Oktober 2026 tersebut tidak hanya menekankan keterampilan kepramukaan, tetapi juga mengintegrasikan kepedulian terhadap lingkungan dengan nilai-nilai keagamaan.

Hingga Selasa (22/9/2026), panitia mencatat sebanyak 1.057 peserta telah terdaftar. Mereka terdiri atas 882 santri, 64 Pimpinan Kontingen Daerah (Pinkonda), dan 111 Pembina Pendamping (Bindamping).

Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena proses pendaftaran peserta masih dibuka hingga 25 September 2026.

Dari 32 kontingen yang telah terverifikasi, Jawa Timur menjadi daerah dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 74 orang.

Berikutnya Jawa Tengah dengan 57 peserta, sedangkan DI Yogyakarta, Banten, dan Jawa Barat masing-masing tercatat 56 peserta.Kontingen yang mengikuti PPSN VI berasal dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua.

Sementara itu, kontingen DKI Jakarta, Kalimantan Selatan, dan Papua Barat masih berstatus draft.Integrasikan Kepramukaan dengan Ekoteologi

Pengasuh Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo Malang, Khoiruddin, mengatakan kepedulian terhadap lingkungan pada dasarnya telah menjadi bagian dari pendidikan di pesantren.

Menurut dia, kebersihan dan kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya dipandang sebagai aktivitas sosial, tetapi juga berkaitan dengan nilai keimanan.

“Pesantren sejak awal mengajarkan kebersihan dan kepedulian terhadap lingkungan sebagai cerminan iman.

Integrasi nilai-nilai ekoteologi dalam kegiatan kepramukaan santri akan memperkuat karakter santri yang adaptif dan berwawasan global, tetapi tetap berakar pada nilai rahmatan lil alamin,” kata Khoiruddin, Rabu (23/9/2026).

Karena itu, konsep ekoteologi akan menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan PPSN VI. Para peserta tidak hanya akan mendapatkan pengalaman mengenai keterampilan kepramukaan, tetapi juga diajak memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Sejumlah kegiatan berbasis lingkungan telah disiapkan dalam agenda perkemahan.

Di antaranya pengelolaan sampah selama kegiatan, penanaman pohon, serta edukasi mengenai konservasi alam.

Persiapan Melibatkan Pemerintah

Persiapan pelaksanaan PPSN VI telah dilakukan melalui koordinasi antara Kementerian Agama dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.Rapat koordinasi untuk mematangkan skenario kegiatan digelar pada 7-9 Agustus 2026 di Malang.

Berbagai aspek pelaksanaan, termasuk agenda lingkungan, menjadi bagian dari pembahasan.

Dengan jumlah peserta yang terus bertambah, PPSN VI 2026 di Pesantren An-Nur II diharapkan menjadi ruang pertemuan santri dari berbagai daerah sekaligus sarana memperkuat karakter kepemimpinan, kepedulian sosial, dan kesadaran terhadap lingkungan. (FBR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *