Darmaji, Guru PNS Asal Malang yang Sukses Jadi Kreator Digital, YouTuber, hingga Pengusaha Sapi Online

Sekilasmalang.com – Profesi guru tidak menjadi batas bagi seseorang untuk terus berkarya di era digital. Hal itu dibuktikan oleh Darmaji, seorang Guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) asal Kabupaten Malang yang berhasil mengembangkan karier sebagai kreator digital, YouTuber, sekaligus pelaku usaha berbasis konten.

Lahir di Malang pada 20 Agustus 1990, Darmaji kini mengajar mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di SDN 01 Sidodadi, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. Di sela aktivitasnya sebagai pendidik, ia aktif membangun ekosistem usaha digital melalui produksi konten dan bisnis peternakan.

Tetap Mengutamakan Profesi sebagai Guru

Darmaji menegaskan bahwa dunia pendidikan tetap menjadi prioritas utamanya. Berbagai inovasi pembelajaran yang dikembangkannya telah mengantarkan dirinya meraih sejumlah penghargaan di bidang pendidikan.

Semangat untuk terus meningkatkan kompetensi juga diwujudkan dengan menyelesaikan pendidikan Magister Pendidikan Olahraga di Universitas Insan Budi Utama (UIBU) pada 2026.

“Alhamdulillah tahun ini saya menyelesaikan pendidikan S2. Mengajar tetap menjadi prioritas utama, tetapi belajar harus terus berjalan,” ujar Darmaji, Rabu (1/7/2026).

Menurutnya, aktivitas di dunia digital justru menjadi sarana untuk memperluas manfaat teknologi dalam mendukung pembelajaran sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.

Sukses Menjadi Kreator Digital dengan Ratusan Ribu Pengikut

Selain mengajar, Darmaji dikenal sebagai kreator digital yang aktif memproduksi berbagai konten edukatif dan dokumentasi profesional.

Ia mengelola Rojo Koyo Channel di YouTube yang telah memiliki lebih dari 300 ribu subscriber. Sementara akun media sosial dengan nama Darmaji Rojo Koyo di Facebook, Instagram, dan TikTok juga diikuti ratusan ribu pengikut.

Melalui usaha RK Media, Darmaji menyediakan berbagai layanan produksi konten, mulai dari live streaming, wedding content creator (WCC), produksi multicamera, video sinematik, hingga dokumentasi berbagai kegiatan.

Kepercayaan terhadap kualitas kontennya juga datang dari dunia usaha. Ia dipercaya menjadi brand endorser untuk HR Farm dan Konsentrat GF.

Kembangkan Bisnis Penjualan Sapi Secara Online

Tidak hanya aktif di dunia pendidikan dan industri kreatif, Darmaji juga mengembangkan usaha peternakan berbasis digital.

Melalui konten video yang dipublikasikan di YouTube dan media sosial, ia memasarkan sapi ternak kepada calon pembeli dari berbagai daerah.

Menurut Darmaji, sistem pemasaran digital memudahkan masyarakat membeli sapi tanpa harus datang langsung ke lokasi peternakan.

“Pembeli cukup melihat kondisi sapi melalui video. Setelah transaksi selesai, sapi dapat dikirim ke berbagai wilayah di Pulau Jawa,” katanya.

Media Sosial Dimanfaatkan untuk Edukasi dan Pemberdayaan

Bagi Darmaji, media sosial bukan hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media untuk berbagi ilmu, membuka peluang usaha, serta memberikan inspirasi kepada masyarakat.

Ia berharap kisah perjalanannya dapat memotivasi generasi muda agar tidak mudah menyerah menghadapi keterbatasan ekonomi.

“Keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan manfaat bagi banyak orang,” ujarnya.

Keberhasilan Darmaji menyeimbangkan profesi sebagai guru PNS, kreator digital, dan pelaku usaha menunjukkan bahwa inovasi dan pemanfaatan teknologi dapat membuka peluang baru tanpa meninggalkan tanggung jawab utama sebagai pendidik.(fbr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *