Malang — Sebanyak enam siswa dari Rumah Belajar MB3+ Sidotopo turut berpartisipasi dalam kejuaraan lari yang digelar pada Sabtu (29/11/2025) di Lapangan Utama Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.
Ajang yang diselenggarakan oleh National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Malang tersebut diikuti oleh ratusan atlet disabilitas dari seluruh wilayah Malang Raya. Antusiasme peserta tampak tinggi meskipun kegiatan ini baru pertama kali diadakan.
Ketua NPCI Kabupaten Malang, Agung, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kejuaraan ini diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan atlet disabilitas menuju kompetisi tingkat nasional.
“Kami berharap atlet disabilitas Malang bisa go nasional melalui kejuaraan ini,” ujarnya.
Agung menambahkan, tingginya jumlah peserta menunjukkan minat atlet disabilitas terhadap kegiatan olahraga semakin meningkat. “Meskipun baru pertama kali digelar, antusiasme peserta sangat luar biasa,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Malang atas dukungan penuh sehingga kejuaraan dapat terlaksana dengan baik.
Sementara itu, Binti Kholilatus selaku pendamping peserta dari Rumah Belajar MB3+ Sidotopo mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, kejuaraan tersebut mampu memotivasi peserta didik untuk lebih giat belajar dan berprestasi.
“Kami mengapresiasi kegiatan ini karena bisa meningkatkan motivasi peserta, terutama mereka yang masih berstatus pelajar,” ujarnya singkat.
Kejuaraan NPCI Kabupaten Malang 2025 ini berlangsung selama satu hari dengan dua nomor olahraga yang dipertandingkan, yakni lari 100 meter dan renang.
Sebagai informasi, NPCI (National Paralympic Committee Indonesia) Kabupaten Malang merupakan organisasi yang menaungi serta membina atlet disabilitas di wilayah Kabupaten Malang untuk berbagai ajang olahraga, termasuk Peparprov Jawa Timur dan kejuaraan lainnya.
Siswa Rumah Belajar MB3+ Sidotopo Ikuti Kejuaraan Lari NPCI di Stadion Kanjuruhan
