Desa Sumberejo Salurkan PMT Khusus untuk Ibu Hamil dan Balita Stunting

KOTA BATU – Pemerintah Desa Sumberejo, Kota Batu, terus memperkuat upaya penurunan angka stunting melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) khusus bagi ibu hamil dan balita stunting. Kegiatan ini digelar di Aula Kantor Desa Sumberejo, Senin (15/12/2025).

PMT yang disalurkan meliputi susu, protein hewani berupa daging ayam dan telur, biskuit susu atau biskuit regal, serta minuman probiotik sebagai sumber bakteri baik. Program ini menjadi bagian dari langkah preventif dan intervensi gizi yang dilakukan secara berkelanjutan oleh Pemerintah Desa Sumberejo.

Dari total 10 RW yang tersebar di Dusun Sumberejo, Dusun Sumbersari, dan Dusun Santrean, tercatat sebanyak 33 bayi stunting menerima PMT khusus. Jumlah tersebut terdiri dari 20 baduta (bayi di bawah dua tahun) dan 13 balita (bayi di bawah lima tahun).

Wakil Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Desa Sumberejo, Sinta Kurniawati, menjelaskan bahwa kegiatan PMT ini merupakan agenda rutin bulanan yang difokuskan untuk meningkatkan asupan gizi ibu hamil dan balita stunting.

“Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemantauan dan pengawasan tumbuh kembang anak sejak dini, sekaligus sebagai upaya pencegahan stunting di Desa Sumberejo,” ujar Sinta.

Sementara itu, Kepala Desa Sumberejo, Drs. Riyanto, menegaskan komitmen pemerintah desa dalam mendukung penuh program percepatan penurunan stunting yang dicanangkan pemerintah pusat.

“Pemdes Sumberejo tidak hanya mendukung, tetapi juga memaksimalkan program ini sesuai dengan anggaran yang tersedia. Kami menyiapkan pendanaan, pendampingan, serta pembinaan melalui Pokja, termasuk penyuluhan terkait pernikahan dini yang berdampak pada kesehatan ibu dan tumbuh kembang anak,” kata Riyanto.

Program PMT khusus ini juga mendapat respons positif dari masyarakat. Dea, salah satu orang tua balita penerima manfaat, mengaku sangat terbantu dengan pendampingan yang diberikan pemerintah desa.

“Sudah hampir satu tahun saya mengikuti program PMT balita stunting ini. Setelah mendapatkan pembinaan, saya juga difasilitasi bertemu dokter spesialis anak. Alhamdulillah, berat badan anak saya naik secara bertahap,” ungkapnya.

Melalui program berkelanjutan ini, Pemerintah Desa Sumberejo berharap angka stunting dapat terus ditekan, sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak di wilayahnya.(my/fr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *