WPA Turen Bagikan Paket Lebaran

Sosial – WPA Turen Bagikan Paket Lebaran.

Bertempat di Shelter Rumah Singgah ODHA Talok Turen, menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 H Warga Peduli AIDS (WPA) Turen Yayasan Cahaya Kasih Peduli bersama Relawan Turen Bersatu beserta Pusat Studi HIV-AIDS (PUSDIVA) STIKes Kepanjen membagikan paket lebaran berupa paket sembako kepada 58 orang anggota WPA Turen yang terdiri dari ODHIV, ODHA dan Waria WPA Turen.

Pembagian paket Lebaran ini, menurut Ketua WPA Turen Tri Nurhudi Sasono ,M.Kep. murni swadana hasil penggalangan donasi yang dilaksanakan dua minggu sebelum pelaksanaan kegiatan hari ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh para donatur, Alhamdulillah Lebaran tahun 2021 ini melalui Program REKAH (Ramadan Berkah) bersama WPA Turen dan Tuber bisa memberikan 58 paket sembako terdiri dari beras, minyak, gula, mie instant dan minuman serta snack ringan hari raya yang diberikan kepada anggota ODHIV, ODHA dan WPA,” ujar Tri Pria yang juga Dosen STIKes Kepanjen ini.

Ari Febriantoni ,ST. Koordinator Turen Bersatu yang ikut hadir menyampaikan momentum Bulan Ramadhan tahun ini memang teman-teman relawan Tuber terus bergerak melaksanakan aksi sosial di lingkungan masing-masing.

“Terakhir kemarin kita juga menerjunkan relawan dalam penanganan bencana gempa di wilayah Turen dan sekitarnya. Alhamdulillah pagi ini teman-teman WPA Turen dapat memberikan paket sembako kepada ODHA. Hal ini menunjukkan bahwa di Turen ini tidak ada stigma diskriminasi kepada ODHA,” terang Ari.

Dijelaskan oleh Lelaki yang juga TKSK Kecamatan Turen ini, semoga bantuan paket Lebaran berupa sembako ini dapat terbagi merata kepada seluruh warga Turen yang membutuhkan dan dapat meringankan beban mereka dikarenakan Lebaran tahun ini masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Pada kesempatan yang sama, Mami Dewi Srikandi Tuber yang ikut mendampingi turut memberikan motivasi. ” Meskipun kita ini masih dalam situasi pandemi Covid-19 dan ditempa bencana gempa yang terjadi di Kabupaten Malang Kita tetap penuh semangat seraya menjelaskan aksi sosial ini menunjukkan tidak ada pengecualian, semuanya memiliki hak yang sama mendapatkan bagian bantuan berupa paket sembako yang sama,” jelas Mami.

Perempuan yang juga pemilik ADAM Advertising ini menjelaskan meskipun ODHA ini bukan korban gempa akan tetapi tetap patut dibantu sebagai bentuk kepedulian bersama untuk membahagiakan warganya apalagi teman-teman sahabat ODHA ini tinggal di lingkungan sekitar kita khususnya di Turen dan sekitarnya.

Hal ini diamini oleh Ana Lailatul Jannah Duta HIV STIKes Kepanjen tahun 2020. “Untuk meningkatkan kesejahteraan manusia serta menghilangkan stigma diskriminasi terhadap kaum marginal atau ODHA yang terpinggirkan bahkan ada yang dikucilkan sudah sepantasnya kita membantu terhadap sesama. Kami hanya ingin membantu dan saling toleransi serta saling bekerjasama untuk bersama-sama meningkatkan produktivitas bermasyarakat,” kata perempuan asal Gondanglegi ini. (*)

Exit mobile version