Sosial

Program PETIS Wujud Kepedulian Mahasiswa UMM di Desa Maguan

Sekilasmalang.com, Kabupaten Malang – Program PETIS Wujud Kepedulian Mahasiswa UMM di Desa Maguan.

Peduli terhadap kesehatan masyarakat, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Malang Kelompok 93 menggelar pelayanan kesehatan berupa pengobatan gratis bagi warga Desa Maguan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang.

Penyelenggaraan bakti sosial berupa pengobatan gratis yang bertempat di Balai Dusun Maguan ini mendatangkan tim kesehatan TBMM (Tim Bantuan Medis Mahasiswa) dari Fakultas Kedokteran UMM. Dengan menyediakan 100 kupon yang dibagikan kepada warga, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan khususnya di Desa Maguan. Tingginya antusias warga terbukti dari kehadiran warga yang melebihi jumlah sebatran kupon. “Kegiatan PETIS (Pengobatan Gratis) ini dapat dikatakan berhasil dikarenakan antusias warga yang tinggi. Bahkan warga yang datang sudah melebihi target kami, yaitu 70%”. Ujar Ketua Divisi Kesehatan KKN 93, Oqy Puspitasari.

Oqy juga menilai jika terkadang untuk pembelian obat membutuhkan biaya. Jika mampu memberikan akses gratis pada kelayanan kesehatan kualitas hidup akan lebih baik. “100 kupon telah kami bagikan merata di Desa Maguan dan kami utamakan bagi yang membutuhkan. Walau yang hadir melebihi kami tetap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Desa Maguan. Tentu semua untuk kualitas kesehatan bagi masyarakat sini,“ kata Oqy, saat berlangsung program PETIS ini, Kamis, (16/08/2019).

Foto : Suasana Pelaksanaan Kegiatan PETIS

Panitia progam kerja dari mahasiswa KKN 93 juga berkoordinasi dengan warga Desa Maguan untuk masalah penjemputan warga yang jarak rumahnya relatif jauh dengan lokasi kegiatan. Warga yang berminat mengikuti kegiatan tidak terhambat oleh masalah jauhnya jarak karena adanya mobilisasi.

Sementara itu kegiatan baksos ini juga mendapatkan respon positif dari perangkat desa. “Pengobatan gratis ini termasuk kegiatan yang penting.

Diadakannya kegiatan ini dapat menutupi kendala pelayanan kesehatan seperti jauhnya jarak dan keterbatasan obat pada pelayanan kesehatan.” Ujar Sekretaris Desa, Lelono.

Begitu pula dukungan yang datang dari perkumpulan ibu-ibu posyandu Desa Maguan. “Kegiatan ini sangat bagus dan tepat sasaran karena dilakukan di Desa Maguan, selain memiliki banyak manfaat salah satunya membantu masyarakat yang kurang mampu, kegiatan ini juga berjalan dengan baik dan efektif.” Ujar Ketua Posyandu Desa Maguan, Ibu Siti. (bsp/sbl)

Comment here