Sekilas Malang

Wujudkan Kreativitas, 5 Mahasiswa UMM Ciptakan Furniture Dari Sampah Plastik

Sekilasmalang.com, Malang – Wujudkan Kreativitas, 5 Mahasiswa UMM Ciptakan Furniture Dari Sampah Plastik.

Ide ini dari keresahan akan sampah plastik yang semakin menumpuk di Tempat Pembuangaan Akhir (TPA), lima mahasiswa program studi Ilmu Kehutanan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) inisasi pengelolaan sampah plastik menjadi furniture yang memiliki nilai ekonomis dan mampu menanggulangi dampak pencemaran sampah plastik.

Berawal dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang sudah digagas sejak tahun 2015, kelima mahaiswa tersebut antara lain, Agus Firmansyah, Dani Fikrullah Jaki, Oktavian Dwi Suhermanto, Ainun Fadhillah, dan Samsul selaku ketua tim PKM.

“Daripada sampah plastik yang ada dibakar, kalau bisa dijadikan papan furniture yang memiliki nilai jual, minimal bisa mengurangi jumlah penebangan pohon di hutan” Ujar Agus Firmansyah, ketika ditemui oleh tim Sekilas Malang, Sabtu (27/07/2019).

Agus menerangkan bahwa pembuatan produk  mereka cukup mudah namun ramah bagi lingkungan. Diawali dari pengelolaan sampah plastik di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, mereka mulai memilah sampah plastik yang ada. Kemudian, dibuatkan tungku untuk pembakaran sampah lalu asap yang dihasilkan akan dimasukkan melalui corong yang ada pada tungku dan kemudian dialirkan pada selang menuju wadah berisi air disampingnya. Pada saat pembakaran sampah plastik inilah dihasilkan pasta yang kemudian diletakkan pada cetakan untuk dijadikan papan yang akhirnya dirangkai menjadi sebuah furniture. Sedangkan, untuk menghindari pencemaran lingkungan, dapat dilihat dari penggunaan corong dan selang pada air untuk menghindari polusi udara. Tak berhenti disitu, air yang sudah dialiri asap akan disaring melalui proses penyaringan yang ada sehingga pembuatan produk ini tak mencemari lingkungan.

“Pada saat kami membuat dingklik, kami uji cobakan papan dengan ketebalan 1,5 Cm ini mampu menahan beban seseorang dengan berat badan 105 Kilogram” Jelas Agus. Kedepannya, hasil dari PKM bimbingan Dr. Ir. Nugroho Tri Waskito, MP.,IPU ini akan segera diuji cobakan lagi melalui uji tekanan lebih lanjut di laboratorium milik Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang.

Berbagai furniture yang dihasilkan menjadi produk inovatif

Berbagai furniture yang dihasilkan antara lain, kursi, meja belajar, rak bahkan hingga lemari untuk menyimpan barang-barang. Dengan merk SPH Furniture, berbagai hasil kreativitas mahasiswa program studi Ilmu Kehutanan ini dipatok dengan kisaran harga mulai Rp. 80 ribu-250 ribu.

Ditanya mengenai harapan, Agus Firmansyah menuturkan “Karena tim kami berasal dari berbagai daerah, harapan kedepannya mampu menyosialisasikan karya kami didaerah masing-masing.” Imbuh Agus mengakhiri wawancara kali ini. (bsp)

Comment here