Sekilas Malang

Lama Tak Dapat Kepastian, Warga Dampit Demo Polres Malang

Sekilasmalang.com, Malang – Lama tak kunjung dapat kepastian, ribuan warga Desa Srimulyo, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang unjuk rasa di Mako Polres Malang, Selasa (26/2), siang.

Warga kesal, mendesak polisi segera menuntaskan kasus Program Nasional (Prona) sertifikat tanah di Desa mereka. Pasalnya, sejak 2017 lalu, setelah membayar uang kepengurusan Prona sertifikat tanah, proses hukumnya tak kunjung jelas.

“Kami menuntut perkara pungli Prona di Desa kami diproses tuntas. Karena untuk kepengurusan Prona pemohon ditarik biaya yang bervariasi, mulai dari Rp 1,5 juta hingga Rp 10 juta, tergantung luasan lahan,” kata Prawitno seperti di rilis beritajatim.com.

Menurut dia, melalui perangkat desa Srimulyo, Warga telah membayar 1 juta hingga belasan juta rupiah. Konon, ada 846 pemohon yang di mintai biaya tambahan oleh Kepala Desa (Kades) untuk mempercepat kepengurusan Prona.

Warga mendesak kejaksaan serta kepolisian segera menuntaskan persoalan ini.

Lama berorasi, pendemo di temui Kabag Ops Polres Malang, Kompol Sunardi Riyono.

Sunardi menyampaikan, bahwa saat ini, Kapolres sedang tidak ada di tempat (Mako).”Saya orang ketiga di Polres Malang, setelah Kapolres, Wakapolres. Pak Kapolres tidak ada di tempat. Beliau sedang di Surabaya, kalau tidak percaya silahkan perwakilan ikut saya masuk, kita lihat di dalam,” terang Sunardi. (kaf)

Comment here