Sekilas Malang

Forum “Titiktemu” Adakan Rembukan Milenial Membangun Malang Melalui Peran Aktif Pemuda

Sekilasmalang.com, Kepanjen, Malang – Forum “Titiktemu” Adakan Rembukan Milenial Membangun Malang Melalui Peran Aktif Pemuda

Forum #TitikTemu yang bertema Rembukan Milenial Membangun Malang Melalui Peran Aktif Pemuda diadakan di Cafe Metro Kepanjen (pemandian metro kepanjen), Kegiatan ini di gagas oleh sekilasmalang.com sebagai bentuk kepedulian media terhadap generasi muda, utamanya di Kabupaten Malang.

Acara yang digelar pada hari Jum’at (30/8/2019) pukul 18,30 WIB- Selesai tersebut di awali dengan tampilan lagu live perfom dari Komunitas Prapatan Nenjap New dan juga di support by dari beberapa Komunitas : Ap (Arek Panjen), KNPI (Komunitas Nasioanl Pemuda Indonesia), dan AK (Arek Kepanjen).

Pada acara kali ini berhasil menghadirkan 3 pembicara terhebat yakni A.Faiz Wildan (Gus Faiz Wildan) – selaku Sekjen KNPI Kab. Malang, Dian Kiko Cahyono (Mas Kiko) – selaku Ketua Komunitas Arek Kepanjen (AK), dan yang terakhir M. Annas Muttaqin (Mas Annas) – Selaku CEO Hasta Media Group.

Acara tersebut di moderatori secara langsung oleh Mahasiswi UNIRA Malang, Rizki Eka Oktavia.
Sekjen KNPI Kab. Malang, A.Faiz Wildan (Gus Faiz Wildan) dalam pembicara awal menyampaikan pengaruh peran pemuda Indonesia 5-10 Tahun kedepan terhadap kemajuan bangsa ini, beliau juga menyampaikan kata-kata yang pernah di sampaikan oleh presiden pertama RI “Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia ~Soekarno(Bung Karno)~ “Tegasnya saat di Tanya oleh moderator.


”Modal dasar dari kata bergerak adalah Tidak Ingin, Juga Tidak Menolak,Tidak takut, juga Tidak Berani, Tidak bertanya, dan juga Tidak Bertanya-Tanya, Jadikan kebaikan sebagai kebutuhan kita” Ujar M. Annas Muttaqin dihadapan peserta diskusi.

Diakhir sesi pertanyaan, Ketua Umum HMI Unira, Fahmi Aziz melontarkan “bagaimana egoistisme pemuda bisa seperti pancasila padaa sila ke-3 ? dan juga terkait banyaknya gadget yang masuk ke dalam Indonesia ?”

CEO Hasta Media Group menanggapi mengenai pertanyaan tersebut bahawa “modalnya adalah ide, membentuk ekosistem itu paling pening, mengkoreksikan dengan yang lain dan beradaptasilah Karen itu adalah kunci untuk bersinerg” – ujar M. Annas Muttaqin (Mas Annas)
“Jadilah pengusaha yang peka, politisi yang bermoral” Tambah M Anas memberi pesan sekaligus menutup forum diskusi kali ini.
(Sr/mg)

Comment here