Sekilas Malang

Dijadikan Film Kisah Pendiri HMI Lafran Pane Mulai Digarap

Sekilasmalang.com, Malang – Dijadikan Film Kisah Pendiri HMI Lafran Pane Mulai Digarap

Kisah hidup Prof Lafran Pane, Pendiri organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) segera diangkat melalui penggarapan syuting film Demi Waktu, yang kini dimulai penggarapannya. Penggarapan film itu dimulai dari tempat kelahiran Lafran Pane, di Desa Pangurabaan, Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Selain itu, syuting akan dilanjutkan di salah satu air terjun, tempat mandi Lafran Pane sewaktu masih kecil.

Disutradarai Faozan Rizal, yang sebelumnya menjadi sutradara film Ainun Habibie, film ini akan menggandeng artis ternama seperti Dimas Anggara, yang memerankan tokoh sebagai Lafran Pane. Film itu akan menceritakan Lafran Pane kecil ketika masih di Sipirok.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu penggarapan film ini,” ujarnya ketika menghadiri acara syukuran syuting film Demi Waktu di Sipirok, Selasa (8/10/2019) Dilansir dari jabar.sindonews.

Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu juga meminta seluruh masyarakat agar membantu proses syuting pembuatan film tersebut. “Syuting ini akan melibatkan banyak pihak. Untuk itu, mari kita bantu dan dukung,” ujarnya.

Ketua Dewan Penasihat Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Akbar Tandjung mengatakan, judul Film Demi Waktu diambil dari ayat Alquran.

“Kalimat ‘demi waktu’ sangat banyak di dalam Alquran, makanya, film ini berjudul Demi Waktu,” ujar politisi yang merupakan salah satu penggagas film tersebut, dilansir dari pemberitaan jabar.sindonews.

Akbar Tandjung mengatakan, arti warna hijau di kaus Demi Waktu menandakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang pendirinya saat ini menjadi pahlawan nasional.

Seperti diketahui, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang didirikan oleh Prof Lafran Pane sejak tahun 1947 silam ini merupakan organisasi mahasiswa terbesar, tertua di Indonesia serta menjadi tonggak dari bangkitnya organisasi pergerakan kemahasiswaan di Indonesia.

Lebih lanjut Akbar menambahkan, selain pendiri organisasi mahasiswa terbesar di Indonesia, Prof Lafran Pane merupakan tokoh pemuda perintis kemerdekaan. Dia mengatakan, HMI didirikan untuk mempertahankan kemerdekaan, menegakkan kerangka negara dan mensejahterakan rakyat. “Yang pastinya juga untuk menegakkan syiar Islam,” ujarnya. (bsp/frb)

Comment here