Jumat, 3 Februari 2023
spot_img

Musik Sebagai Alat Terapi Kejiwaan

sekilasmalang.com, Serba serbi – Musik Sebagai Alat Terapi Kejiwaan

Setiap orang tentunya mengalami pasang surut dalam kehidupanya. Dan pasang surut inilah yang mempengaruhi kondisi mental atau kejiwaan seseorang. Yang mengakibatkan reaksi berbeda pula dalam setiap peristiwa dalam hidupnya.

Ada yang merasa sedih berkepanjangan, mati rasa dengan lingkungan sekitar, mengalami gangguan masalah tidur, marah dan gembira yang meledak-ledak, dan merasa putus asa atau tidak berdaya.

Salah satu cara yang bisa digunakan dalam mengatasi luapan-luapan emosi tersebut yakni dengan menggunakan musik. Banyak sekali jenis musik yang bisa digunakan dalam melakukan hal ini, seperti pada kelas-kelas yoga biasanya diperdengarkan musik-musik yang mengalun pelan dan lembut, musik pop untuk terapi saraf, musik klasik untuk mengatur pernapasan, musik rock digunakan untuk meredakan sakit dan mengekspresikan rasa marah.

Berikut beberapa hal yang biasa dilakukan dalam terapi musik :

Mendengarkan musik

Mendengarkan musik bisa untuk meredakan stress karena secara tidak langsung akan melepaskan hormon stress dalam tubuh sehingga bisa mengurangi gejala depresi.

Bernyanyi

  • Banyak sekali manfaat bernyanyi. Walaupun tidak memiliki suara yang bagus atau fals tetaplah bernyanyi, karena dengan bernyanyi bisa membuat mood lebih baik.

Menari

Dengan menari kita bisa meningkatkan energy, fleksibilitas tubuh, menjaga keseimbangan, bahkan bisa menurunkan berat badan dan menjaga kesehatan jantung, dan yang paling penting adalah ketika kita menari atau melakukan gerak tubuh, kita bisa sekaligus mengurangi stress.

Bermeditasi

Dengan bermeditasi rutin kita bisa mengurangi stress, mengendalikan rasa cemas, meningkatkan kesadaran, bahkan bisa juga untuk menurunkan tekanan darah dan mengatasi kecanduan.

Memainkan alat musik

Saat kita memainkan alat musik terjadi koordinasi antara jari tangan, serta mempertajam telinga saat mendengarkan irama-irama yang timbul. Sehingga bisa mempertajam pikiran, meningkatkan koordinasi dan mengatur suasana hati sehingga bisa mengurangi stress.

Dikutip dari harian Jawa Pos Radar Malang, menurut dr. Erickson “ Terapi musik pada dasarnya dilakukan oleh pakar yang memiliki kompetensi di bidang terapi musik yang bertujuan untuk pemulihan kesehatan jiwa, seperti psikiater.”

Terapi musik seringkali dilakukan di institusi-institusi kesehatan, bisa klinik ataupun rumah sakit, tentunya didampingi oleh praktisi professional. Seadangkan yang dilakukan secara mandiri ternyata hal itu bukan termasuk terapi, melainkan disebut music medicine.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,695PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles