Jumat, 3 Februari 2023
spot_img

LBH Ansor Kabupaten Malang Laporkan Akun Twitter Faizal Assegaf

Sekilasmalang.com, Malang – LBH Ansor Kabupaten Malang Laporkan Akun Twitter Faizal Assegaf

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Kabupaten Malang Pada secara resmi melaporkan akun Twitter Faizal Assegaf (@Faizalassegaf) ke Polres Malang dengan dugaan menebar ujaran kebencian yang ditujukan kepada KH Yahya Cholil Staquf selaku ketua umum PBNU, Jum’at (11/11/2022)

Ketua LBH Ansor Kabupaten Malang, Muhammad Ruji, S.H. menyebut bahwa sikap tegas melalui jalur hukum dilakukan karena cuitan dari Faizal Assegaf tersebut telah nyata melakukan Ujaran Kebencian yang telah meresahkan warga NU.

“Laporan ini merupakan respon terhadap cuitan yang tidak bertanggung jawab dari akun atas nama @Faizalassegaf yang fialamatkan kepada Yai Yahya (KH Yahya Cholil Staquf) dan ini merupakan iktikad baik kami menghormati NKRI sebagai negara hukum”

Dalam laporanya LBH Ansor Kabupaten malang mengungkapkan bahwa pernyataan-pernyataan yang tertuang dalam cuitan akun twiter tersebut diduga dibuat untuk menimbulkan permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan suku, agama, ras, dan golongan.

Foto : LBH Ansor Kabupaten Malang Laporkan Akun Twitter Faizal Assegaf, Istimewa.



Beberapa pernyataan yang tertuang dalam cuitan tersebut diantaranya adalah “Wajar bila memicu reaksi kalangan habaib di berbagai daerah. Menyoroti fenomena kebencian pd habaib yg disponsori KETUM PBNU. Ormas yang dulu ngebeng pd pemikiran cemerlang & pengaruh para tokoh habaib, kini dibajak utk membenci habaib. itu hak anda, tapi ada konsekuensinya”.

Kemudian, “Tp, Staquf gagal merekonstruksi tudingan ‘pengungsi’ yang dialamatkan pd habaib potongan-potongan sejarah yg disodorkan tdk berbasis data yg dpt dikonfirmasi scr utuh & valid. Hanya kebencian. Tentu, pertunjukan kebodohan tsb akibat dari terjebak pd watak politik destruktif.’

Ruji mengungkapkan bahwa cuitan akun Twitter atas nama Faizal Assegaf (@faizalassegaf) diduga melanggar ketentuan Pasal 28 Ayat (2) Jo Pasal 45 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan telah memenuhi syarat bukti permulaan yang cukup sebagaimana diamanahkan di dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP)

Ruji menambahkan bahwa LBH Ansor Kabupaten malang pada dasarnya berkomitmen dan menjunjung tinggi kebebasan berpendapat dan menghargai pendapat orang lain. Namun setiap pendapat harus bisa dipertanggungjawabkan.

“LBH Ansor Kabupaten Malang senantiasa mengedepankan proses-proses penyelesaian masalah dengan pendekatan kekeluargaan, namun perbuatan Faizal Assegaf terus sjaa berulang, dan akhirnya kami dengan terpaksa menempuh jalur hukum,” terangnya.

Sebelumnya perbuatan yang dilakukan Faisal Assegaf telah diselesaikan secara kekeluargaan dengan permintaan maaf Faizal Assegaf. Harapannya yang bersangkutan tidak mengulangi perbuatan tersebut. Namun, ternyata Faizal Assegaf justru mengulangi perbuatan yang sama.

LBH Ansor Kabupaten Malang dengan tegas menyatakan bahwa proses pidana adalah jalan terakhir dalam penyelesaian suatu persoalan hukum. Upaya hukum pidana ditempuh setelah terlapor dinilainya dengan sengaja mengulangi perbuatan yang berlawanan dengan hukum

“Dalam hal ini kami berharap penegak hukum dapat berlaku objektif serta profesional dalam penanganan dan penyelesaian kasus ini, hal ini tidak hanya sebagai upaya pemberian efek jera tapi juga sebagai langkah penjagaan terhadap kondusifitas masyarakat terutama dalam memasuki tahun-tahun pemilu pada saat ini,” pungkas Ruji. (*)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,695PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles