Jumat, 3 Februari 2023
spot_img

Koalisi Children Protection Malang Raya Lakukan Unjuk Rasa Damai di Kejari Batu

Sekilasmalang.com, Kota Batu – Koalisi Children Protection Malang Raya Lakukan Unjuk Rasa Damai di Kejari Batu.

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam koalisi Children Protection Malang raya melakukan aksi damai ke Kantor Kejaksanaan Negeri Batu, Selasa (19/7/2022).

Ketua Korlap( koordinasi Lapangan) aksi Mahasiswa Hadi usai di terima audensi dengan Kajari Batu mengungkapkan kegiatan para mahasiswa gabungan se-Malangraya, mendukung proses hukum sesuai prosedur terjadap Kejari Batu dalam menangani kasus yang terjadi di sekolah selamat pagi Indonesia (SPI).

” terus terang kami tidak membela siapapun, tapi mendukung langkah Kejari Batu untuk memposisikan hukum sesuai prosedur yang jelas, tidak membela kelompok manapun. Demikian pula jika penahanan terdakwa sesuai koridor hukum yang yang benar, silahkan ditahan tetapi jika tidak dijalan kebenaran, ya keluarkan” tegasnya.

Foto : Koalisi Children Protection Malang Raya Lakukan Unjuk Rasa Damai di Kejari Batu, Istimewa.



Aksi damai mahasiswa yang tergabung dalam koalisi Children Protection Malang raya, membentangkan banner debgan tulisan beragam, diantaranya, ” Kami
Tidak membela siapapun tapi mendukung penegakan kebenaran”, ” Jangan percaya podcast tapi harus percaya proses pengadilan”, ” Kami
Tidak bela korban dan pelaku tapi kebenaran” , ” Pengadilan yes Podcast No “, Jaksa harus tunduk terhadap KUHP bukan nitizen dan media sosial” , Pengadilan menegakkan kebenaran bukti bukan hanya ucapan dan tangis”.

Kajari Batu Agus Rujito SH.MH didampingi Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsudin, mengungkap apa yang dilakukan aksi mahasiswa merupakan dukungan moral kejaksaan dalam penegakan hukum menyangkut kasus yang saat ini Ditangani yakni masalah sekolah selamat pagi Indonesia ( SPI).

” Mahasiswa sebagai bagian masyarakat melalui aksi damai didepan Kejari Batu mendukung kami dalam penegakan hukum. Terima kasih atas support para mahasiswa Malang Raya. Mereka melakukan aksi seperti itu agar kejari bergerak dalam melakukan tuntutan sesuai kaidah dan prosedur hukum. Termasuk mereka menanyakan tentang penahanan terdakwa JEP. Jika sesuai koridor hukum silahkan ditahan, jika tidak dikeluar. ” ungkap Agus.

Agus menjelaskan penahanan terdakwa kasus SPI merupakan hak majelis hakim sesuai ketetapan yang dikeluarkan Majelis hakim.

” kami hanya bisa mengajukan saja, jika mahasiswa menanyakan perihal penahanan, silahkan tanya langsung ke Majelis hakim Pengadilan Negeri Malang ” pungkasnya.

Sidang kelanjutan kasus SPI, besuk pagi ( Rabu -20 Juli 2022) memasuki tahap penuntutan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Batu.

Oleh karena itu Kajari Batu berharap jalannya persidangan berjalan lancar tanpa ada gangguan yang berarti.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,695PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles