Jumat, 25 November 2022
spot_img

Kenali Penyebab serta Cara Mencegah Cacingan

Sekilasmalang.com, Kesehatan – Bunda, Kenali Penyebab serta Cara Mencegah Cacingan.

Salah satu masalah kesehatan dengan angka yang cukup tinggi di Indonesia adalah cacingan. Penyakit yang dapat menimbulkan berbagai gejala mulai dari sakit perut diare mual dan muntah hilangnya nafsu makan hingga penurunan berat badan bukan hanya dialami oleh anak-anak tetapi orang dewasa pun tetap beresiko terkena penyakit ini.

Apa saja penyebab cacingan? bagaimana cara agar terhindar dari cacingan?

Berikut ini Jenis cacing penyebab cacingan, Gejala, Cara Mengatasi dan Mencegah Cacingan.

Belum, banyak orang yang tahu mengenai jenis-jenis cacing penyebab penyakit. Padahal beda jenis cacing beda pula cara masuknya kedalam tubuh manusia. Tentu berbeda juga gejala yang bisa ditimbulkannya.

Beberapa jenis cacing penyebab cacingan antara lain adalah cacing kremi, cacing pita, cacing gelang, cacing Pipik, cacing tambang dan cacing trichinosis.

 

1. Cacing Kremi

Cacing jenis yang pertama adalah cacing kremi. Cacing yang satu ini bisa masuk ke dalam tubuh melalui kontak kulit secara langsung dengan telur-telurnya. Bisa juga tanpa disengaja menelan telurnya atau bahkan terhirup ke saluran pernapasan. Karena, ukuran telur cacing kremi ini sangat kecil sehingga mudah terbang.

Kemudian beberapa jenis cacing lainnya seperti cacing pita cacing gelang cacing pipih dan cacing trichinosis bisa masuk kedalam tubuh jika anda mengkonsumsi makanan seperti sayuran, buah-buahan atau daging-dagingan yang tidak dicuci dengan bersih.

Makanan yang masih mentah atau proses masak belum matang sempurna relatif beresiko terpapar oleh cacing jenis ini. Pada orang yang tinggal di lingkungan dengan sanitasi atau kebersihan yang buruk memiliki resiko lebih besar terhadap cacing ini.

2. Cacing Tambang

Cacing tambang relatif lebih gampang memasuki tubuh manusia. Berbeda dengan cacing kremi, telur dari cacing tambang ini bisa masuk ke dalam tubuh manusia melalui pori-pori kulit.

Misalnya, saat anda berjalan di atas tanah atau media yang biasa menjadi habitat Larva cacing tambang tanpa sepatu sandal atau alas kaki lainnya. Meski demikian, cacing tambang ini juga tetap bisa masuk melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi.

Apa saja gejala yang ditimbulkan dari berbagai jenis cacing-cacing tersebut?

Secara umum, gejala cacingan relatif memiliki kesamaan yakni sakit perut, mual muntah, diare, perut kembung kelelahan, kehilangan nafsu makan, disentri dan penurunan berat badan. Dalam beberapa kasus, muncul beberapa gejala khas yang dapat dialami akibat beberapa jenis cacing tertentu.

Pertama, cacing pita bisa memicu timbulnya benjolan di tubuh reaksi alergi hingga kejang-kejang dan bisa juga meningkatkan resiko infeksi bakteri yang disertai demam.

Kedua, infeksi cacing pipih gejala khasnya berupa demam dan tubuh menjadi terasa lelah dan ngantuk.

Ketiga, cacing tambang memiliki gejala khas yang bisa muncul yaitu gatal-gatal di beberapa area tubuh anemia atau kurang darah. Tak jarang pula mengakibatkan tubuh mudah kelelahan.

Keempat, cacing trichinosis memiliki gejala khas yang mungkin bisa di alami seperti demam, sakit kepala, pembengkakan pada wajah, nyeri otot, sensitif terhadap cahaya atau penglihatan.

Gejala khas dari cacingan selain bisa menyebabkan keluhan yang menimbulkan rasa tidak nyaman, penyakit cacingan juga perlu kita waspadai karena cacing tersebut bisa saja menyerap berbagai nutrisi yang ada di dalam tubuh.

Kondisi ini tentunya sangat beresiko, terlebih bagi balita dan anak-anak. Karena dapat menyebabkan kekurangan nutrisi sehingga bisa menyebabkan gangguan pertumbuhan.

Cara Mengatasi Cacingan

Untuk mengatasi cacingan, anda dapat membeli obat cacing yang banyak beredar di apotrk.  Obat yang dijual bebas di apotek memiliki kandungan pirantel pamoat. Kandungan tersebut ampuh membasmi berbagai jenis cacing termasuk cacing kremi, pita, gelang, cacing pipih, cacing tambang dan cacing trichinosis.

Obat cacing tersebut tersedia dalam bentuk atau sediaan tablet kaplet dan suspensi. Tak perlu takut pahit, obat cacing banyak yang telah memiliki varian rasa menarik seperti vanilla latte atau jeruk.

Ingat, sebelum mengkonsumsinya, pastikan telah mengikuti instruksi yang tertera pada kemasan obat serta anjuran dokter.

Cara Mencegah Cacingan

Cara mencegah cacingan agar terhindar dari penyakit ini adalah dengan rutin mengonsumsi obat cacing setiap enam bulan sekali dengan tetap mengikuti instruksi yang tertera pada kemasan. Selain itu, jangan lupa juga iringi dengan langkah-langkah lainnya seperti pastikan mencuci tangan dengan air dan sabun secara rutin terutama setelah buang air, mengganti popok bayi sebelum memasak dan sebelum makan, pastikan menyimpan bahan makanan seperti ayam dan daging atau ikan dengan baik di freezer dengan suhu minus 18° agar lebih awet dan terhindar dari kontaminasi cacing.

Hindari mengkonsumsi bahan makanan tersebut jika sudah berubah warna atau berbau busuk, berlendir apalagi jika terlihat sudah dihinggapi organisme kecil seperti cacing ulat atau belatung.

Cuci hingga benar-benar bersih untuk buah dan sayur sebelum dikonsumsi atau direndam sebentar dalam air garam.

Bunda, Kenali Penyebab serta Cara Mencegah Cacingan
Foto : Bunda, Kenali Penyebab serta Cara Mencegah Cacingan, Sekilas Malang.

Hindari juga kebiasaan keluar rumah tanpa memakai alas kaki, menyentuh tanah tanpa pakai sarung tangan serta menggigit kuku apalagi yang kotor. Sebisa mungkin guntinglah kuku secara teratur mulai sekarang.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,588PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles