Hadiri Gema Desa, Plt Bupati Malang Bantu Optimalisasi Pariwisata Desa Sukodono Dampit

Sekilasmalang.com, Kabupaten Malang – Hadiri Gema Desa, Plt Bupati Malang Bantu Optimalisasi Pariwisata Desa Sukodono Dampit

Sebagai upaya pembangunan desa, Pemerintah Kabupaten Malang menggelar acara Gema Desa (Gerakan Membangun Desa) pada Selasa (27/08) di Desa Sukodono Kecamatan Dampit. Wisata Coban Pandawa menjadi lokasi yang dikunjungi oleh Plt Bupati Malang dan Drs. H. M. Sanusi, MM bersama istri diikuti warga Desa Sukodono yang berbondong-bondong hadir.
Kedatangan Plt Bupati Malang dan Camat Dampit, dimeriahkan oleh pertunjukan tari-tarian tradisional Sakeera dan Warok Singa Brojo yang ditampilkan oleh warga Desa Sukodono.

Warga desa setempat juga menghadirkan produk ekonomi lokal gabungan desa di acara tersebut melalui stand pameran produk lokal, yakni bermacam jenis Kopi Sridonoretno yang diproduksi oleh gabungan Desa Srimulyo, Sukodono, dan Baturetno serta bermacam jajanan olahan salak dan kopi yang diproduksi oleh UMKM bersama karang taruna, kelompok tani dan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Desa Sukodono.

Selain itu, Mahasiswa KKN-T UNIRA Malang yang hadir juga turut berpartisipasi dalam pemasaran produk dan berlangsungnya serangkaian acara tersebut. Ketua Kelompok KKN-T UNIRA, Risang Monne mengungkapkan bahwa potensi yang sudah dimiliki oleh suatu desa perlu mendapat dukungan dan perhatian lebih dari pemerintah, “Pemerintah kabupaten perlu memberikan dukungan dan perhatian lebih.

Hal ini dikarenakan potensi dasar yang telah dimiliki akan berguna dalam pengembangan ekonomi pedesaan demi kesejahteraan masyarakat” Ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, selaku penanggung jawab Desa Sukodono, Prasetyo mengungkapkan bahwa banyaknya potensi Desa Sukodono menjadi sebuah penggerak di bidang perekonomian warga desa, seperti potensi alam Wisata Coban Pandawa dan perkebunan salak, kopi, cengkeh dan teh.

Setelah pendapat warga yang telah diutarakan, Desa Sukodono kemudian berkesempatan mendapat bantuan seperti yang diungkap oleh HM. Sanusi. “Untuk membantu penurunan angka kemiskinan, saya sudah menetapkan 1500 program bedah rumah bagi warga desa yang tidak mampu.

Selanjutnya, untuk optimalisasi pariwisata, saya akan menyalurkan bantuan berupa paving dengan lebar 2 meter yang akan dianggarkan pada 2020 yang akan dilaksanakan pada bulan Mei. Maka dari itu, dimohon untuk penyusunan proposal bantuan agar segera ditangani”
Plt. Bupati Malang, HM. Sanusi juga menyarankan untuk tetap menjaga kesehatan.

“Bagi warga yang memiliki BPJS kelas 3 pengobatan akan saya gratiskan, tetap jaga kesehatan”
Selain itu, di bidang Pendidikan, Plt Bupati Malang menetapkan nilai UN rata-rata yang harus dicapai SD dan SMP. “Menurut data, Kecamatan Dampit nilai UN rata-rata siswa sudah 9, di daerah Tirtoyudo terdapat 4 anak yang nilainya 9, sementara nilai tertinggi ada di Kupang dengan 389 anak. Dengan begitu, siswa-siswi lebih mudah masuk perguruan tinggi manapun”
HM.

Sanusi menambahkan “Untuk mahasiswa, saya akan tetapkan nilai IP minimal adalah 3.6. Dengan nilai itu, saya akan memberi sekolah gratis di sekolah lanjutan, baik untuk SD, SMP, SMA, S1 sampai S2. Ini juga berlaku untuk para dosen yang hendak melanjutkan ke jenjang lebih tinggi agar kedepannya pendidikan lebih berkualitas lagi dengan adanya keilmuan yang lebih mumpuni”. Pungkasnya.
(Red)

Exit mobile version