Kepanjen — Makanan sehat merupakan kunci dalam membentuk tubuh yang bugar dan kecerdasan optimal. Namun, di era modern, banyak anak muda lebih memilih makanan cepat saji dan junk food yang berdampak buruk pada kesehatan serta kemampuan belajar. Melihat kondisi tersebut, SMK NU Miftahul Huda Kepanjen mengambil langkah nyata dengan mengadakan Program Edukasi Smart Snack untuk membangun kebiasaan makan sehat bagi siswanya.
Pentingnya Edukasi Smart Snack
Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai pemilihan camilan yang sehat, bergizi, dan aman. Edukasi ini juga bertujuan menanamkan perilaku sehat sejak dini agar siswa mampu menentukan pilihan makanan yang mendukung stamina dan prestasi belajar.
Pelaksanaan Program dalam Dua Fase
Kegiatan edukasi smart snack dilaksanakan dalam dua fase:
1. Fase Sosialisasi & Penyampaian Materi
Hari/Tanggal: Sabtu, 25 Oktober 2025
Waktu: 11.20–12.40 WIB
Tempat: SMK NU Miftahul Huda Kepanjen
Pada fase ini, tim dosen dan mahasiswa ITKM Widya Cipta Husada memberikan materi komprehensif terkait smart snack, mulai dari jenis pangan, cara memilih jajanan, sumber bahaya pangan, hygiene sanitasi, hingga manajemen kantin sehat. Penyampaian materi didukung media presentasi PowerPoint serta LKPD sebagai panduan praktik.
2. Fase Praktikum Pembuatan Smart Snack
Hari/Tanggal: Rabu, 29 Oktober 2025
Waktu: 07.00–09.00 WIB
Fase ini berfokus pada implementasi materi melalui praktikum pembuatan Spring Roll Fruit, camilan sehat yang dibuat tanpa api. Bahan yang digunakan antara lain:
Rice paper
Buah segar (semangka, anggur, mangga, stroberi)
Yogurt
Keju sebagai sumber protein dan lemak sehat
Peralatan yang disediakan berupa wadah, pisau, dan telenan sehingga proses aman, cepat, dan mudah ditiru.
Langkah Pelaksanaan
1. Persiapan
Koordinasi dilakukan bersama Kepala Sekolah dan guru untuk menentukan sasaran, jadwal, serta perizinan kegiatan.
2. Pelaksanaan Edukasi
Tim ITKM Widya Cipta Husada bertindak sebagai konseptor, pemateri, dan pengawas. Setelah materi dan sesi tanya jawab, peserta mengikuti ice breaking berupa kuis berhadiah untuk menguji pemahaman.
Kegiatan berlanjut ke sesi praktik pembuatan Spring Roll Fruit (tanpa api), mulai dari persiapan bahan, membasahi rice paper, mengisi buah, hingga menggulung. Kelompok dengan hasil paling kreatif mendapat hadiah sebagai bentuk apresiasi.
3. Evaluasi
Evaluasi dilakukan untuk mengukur keberhasilan program, meliputi:
Ketepatan waktu pelaksanaan
Kehadiran peserta
Pemahaman siswa terhadap materi
Perubahan perilaku dalam memilih camilan sehat
Hasilnya, program terbukti efektif mentransformasi pengetahuan menjadi kebiasaan: siswa mulai memilih Spring Roll Fruit dibanding camilan instan.
Pelaksanaan di Lapangan
Kegiatan diikuti 27 peserta, terdiri dari 8 siswa dan 20 siswi. Materi inti mencakup:
Pengertian dan ciri-ciri smart snack
Fungsi dan manfaat camilan sehat
Penyampaian LKPD dan tata cara praktikum
Setelah materi selesai, peserta mengikuti kuis dan langsung praktik membuat Spring Roll Fruit sesuai instruksi. Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari siswa.
Hasil dan Dampak Program
Perubahan nyata terlihat ketika siswa mulai menerapkan pilihan makanan sehat secara mandiri. Proses edukasi berhasil mencapai tiga tahapan perubahan perilaku gizi:
1. Pengetahuan: Siswa memahami apa itu smart snack.
2. Sikap: Muncul kesadaran dan minat memilih makanan sehat.
3. Praktik: Siswa mempraktikkan pembuatan dan pemilihan camilan sehat.
Program ini menjadi langkah strategis dalam membangun generasi bangsa yang lebih sehat, cerdas, dan sadar gizi.
Oleh :
Irma Wulandari, Farida Wahyuni, M. Odik Afifin, Wardah Nadhifah
