AcaraSekilas Malang

Soal Masih Adanya Wisatawan ke Pulau Sempu, Mapelhi Green Java: BKSDA Harus Lebih Tegas!

Sekilasmalang.com, Kabupaten Malang – Soal masih adanya wisatawan ke Pulau Sempu, Mapelhi Green Java: BKSDA harus lebih tegas!

Pasca lama berpolemik soal status Pulau Sempu, kini bukan rahasia lagi, secara luas masyarakat paham betul Pulau Sempu merupakan Cagar Alam yang wajib dilindungi.

Pulau Sempu yang menjadi primadona pesisir Kabupaten Malang ini menawarkan panorama menawan bentang hijau hutan serta hamparan biru lautnya.

Namun, status Pulau Sempu yang sudah Cagar Alam itu, mewajibkan wisatawan untuk tidak lagi menapakan kakinya di segumpal tanah rawan konflik ini. Jika melanggar, ada UU No 5 Tahun 1990 yang siap mengganjar.

Profauna mencatat masih adanya wisatawan bandel yang plesir ke Pulau Sempu.

“Seminggu yang lalu masih ada wisatawan dari Jakarta, Mojokerto dan Malang beriwisata ke Pulau Sempu,” tutur Rosek Nursahid, pendiri Profauna saat hadir di sosialisasi Badan Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA), dirilis TimesIndonesia.co.id, (8/5).

Rosek menyebut, ini yang menjadi alasan Profauna bersama BKSDA gencar menggelar sosialisasi dengan fokus pemahaman masyarakat setempat, di Sendang Biru Sumbermanjing Wetan tentang larangan aktifitas di Pulau Sempu.

Di tempat lain, Risang Rangga Monne Kordinator Mahasiswa Pegiat Lingkungan Hidup (Mapelhi) Green Java mengatakan BKSDA mesti tegas menangani persoalan Pulau Sempu.

Alasanya, kedatangan wisatawan bandel ke Pulau Sempu jika dibiarkan, beresiko pada kelestarian Alam Sempu itu sendiri.

Kedatangan wisatawan tersebut,” menurut Risang, karib mahasiswa gondrong ini dipanggil, juga bisa jadi tindakan ilegal yang melanggar hukum.


“Logikanya, jika ada tamu tak diundang datang kerumah, bisa jadi sangat mengganggu tuan rumah, begitupun soal Pulau Sempu ini,” terang Risang yang juga Ketua Organisasi Intra Kampus ini di salah satu perguruan tinggi swasta ini.

“Intinya BKSDA mesti lebih tegas menjaga kawasan cagar Alam Pulau Sempu.” (kaf/mam)

Comment here