Acara

Modal “Urun,” Koalisi Milenial Ngalam Sukses Gelar Diskusi Milenial Mencari Pemimpin

Sekilasmalang.com, Kabupaten Malang – Modal “Urun,” Koalisi Milenial Ngalam Sukses Gelar Diskusi Milenial Mencari Pemimpin

Koalisi Milenial Ngalam yang merupakan gabungan dari berbagai elemen organisasi kepemudaan sukses gelar diskusi yang dihadiri tokoh daerah Kabupaten Malang, Sabtu (7/8), di Warung Tengah Sawah, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Dalam diskusi yang dipandu langsung oleh Yatimul Ainun yang merupakan tokoh pemuda Kabupaten Malang sekaligus tokoh daerah tersebut, suasana diskusi terlihat hidup, antusiasme terlihat dari ratusan tamu undangan.

Diskusi yang punya tema “Milenial Mencari Pemimpin” ini, menjadi istimewa dalam pelaksanaanya, karena untuk biaya kopi murni “urun” dari tamu undangan. Kata “Urun” merujuk pada terjemahan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) punya arti menyokong atau menyumbang.

Ketua GMNI Malang Raya, Rachmat Arief Budiman dalam sambutannya mewakili Koalisi Milenial Ngalam mengatakan bahwa yang dia inginkan, melalui kegiatan ini dapat menjadikan milenial, terutama di Malang dapat berperan aktif mengawal pembangunan.

“Kegiatan ini menjadi agenda positif yang mesti terus berlanjut,” terangnya. “Apalagi,” kata dia melanjutkan, “generasi milenial lah yang dikemudian hari akan melanjutkan estafet kepemimpinan di Kabupaten seribu pantai ini.”

Sejalan, Ketua PC Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Malang, Ahmad Amir Haiqiqi juga ingin agar diskusi ini berlanjut. Menurut dia, selain bermuatan positif, dialog yang terbangun dalam diskusi milenial bisa jadi jendela komunikasi baru.

“Kami berharap diskusi ini terus berlanjut, sebagai forum silaturahmi menambah saudara baru,” terangnya ditemui setelah sesi diskusi “Milenial Mencari Pemimipin” berakhir.

Pemuda yang karib disapa Amir ini menambahkan, selain keberlanjutan diskusi yang mengangkat isu aktual, tugas perkaderan juga harus tetap berjalan. “Selain diskusi jalan, perkaderan jangan sampai dilupakan,” tegas Amir.

Sebagai pembicara dalam dialog tersebut Chusni Mubarok dari Partai Gerindra, Heri Cahyono yang punya “Malang Jejeg,” Gufron Marzuqi Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Malang, Ketua Ikatan Pemuda Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Malang, Marsudi, Perwakilan PDI Zulham Ahmad Mubarok.

Informasi yang dihimpun, nama nama tersebut masuk bursa calon bupati Malang di pilkada 2020. Selain itu, ada beberapa nama yang terpampang dipamflet namun tidak hadir dalam dialog milenial tersebut antara lain, Ketua PCNU Kabupaten Malang, Dr Umar Usman, Plt Bupati Malang, HM Sanusi, Didik Gatot Subroto, Siadi.

Sementara, satu nama lagi, Hasan Abadi yang merupakan Rektor Unira Malang menyampaikan visi misinya via telewicara. Informasinya, Hasan Abadi sedang berada diluar kota sehingga belum dapat hadir.

Hadir diagenda tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Malang, Perwakilan KPU Kabupaten Malang, Pengamat Komunikasi Politik, DR Bambang Dwi Prasetyo, Ketua PC IPNU-IPPNU Kabupaten Malang, Ketua HMI Cabang Malang, Ketua PMII Kabupaten Malang, Ketua DPC GMNI Malang Raya juga puluhan simpatisan pembicara yang juga jadi pembicara diacara tersebut.(kaf/sbl)

Comment here